Yogyakarta — Sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan mendorong lahirnya usaha mikro yang berkelanjutan, NU Care LAZISNU DIY menyelenggarakan kegiatan Inkubasi Bisnis Usaha Mikro pada 30 Juni 2026 bertempat di Aula PWNU DIY. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun ekosistem pendampingan usaha yang lebih terstruktur bagi para penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi.
Program inkubasi bisnis diselenggarakan sebagai bentuk komitmen NU Care LAZISNU DIY dalam mendukung penguatan kapasitas usaha masyarakat melalui pendampingan, pengembangan keterampilan, serta peningkatan kualitas pengelolaan usaha. Tidak hanya berfokus pada bantuan modal, program ini juga dirancang untuk membantu pelaku usaha dalam memahami strategi pengembangan bisnis agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para calon pendamping yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta unsur Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama. Kehadiran para pendamping dari berbagai latar belakang ini menunjukkan semangat kolaborasi antara dunia akademik dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung proses pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan berbagai materi dan pembekalan terkait strategi pengembangan usaha, proses pendampingan, penguatan kapasitas pelaku UMKM, hingga pola monitoring usaha yang berkelanjutan. Para calon pendamping juga diberikan pemahaman mengenai peran penting pendamping dalam proses pemberdayaan, mulai dari asesmen awal, identifikasi kebutuhan usaha, monitoring perkembangan usaha, hingga penguatan kapasitas penerima manfaat.

NU Care LAZISNU DIY memandang bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan modal semata, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kemampuan pengelolaan usaha, inovasi produk, strategi pemasaran, serta pendampingan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran para pendamping diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung proses tumbuh dan berkembangnya usaha yang dijalankan oleh penerima manfaat.
Program inkubasi bisnis ini juga menjadi wujud nyata semangat kolaborasi dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan mempertemukan unsur akademisi, organisasi kepemudaan, dan lembaga sosial, diharapkan akan tercipta sistem pemberdayaan yang lebih kuat dan mampu memberikan dampak jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, NU Care LAZISNU DIY berharap dapat melahirkan para pendamping yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam pendampingan usaha, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan kepedulian sosial. Besar harapannya, program ini dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan usaha-usaha produktif yang berkembang, mandiri, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.










