Sleman — LAZISNU Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menyalurkan infaq terikat sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan penguatan akses belajar bagi santri. Kali ini, bantuan disalurkan kepada santri di Madrasah Aliyah (MA) Raden Fatah yang berlokasi di Jl. Palemsari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman (30/1/2026).
Penyaluran bantuan ini menyasar 13 santri yang membutuhkan dukungan ekonomi dalam menjalani proses pendidikan. Infaq terikat yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur yang secara khusus diperuntukkan bagi program bantuan pendidikan santri.
Ketua LAZISNU DIY, Mambaul Bahri menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan dana infaq dikelola secara amanah, tepat sasaran, dan berdampak langsung. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban santri dan keluarga, sekaligus memotivasi mereka untuk terus semangat menempuh pendidikan.
“Santri adalah aset masa depan umat. Melalui infaq terikat ini, kami berupaya menghadirkan kebermanfaatan nyata sekaligus menjaga kepercayaan donatur bahwa dana yang dititipkan disalurkan sesuai peruntukannya,” ujar Mambaul Bahri.
LAZISNU DIY terus mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan infaq dan zakat untuk mendukung pendidikan, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan umat, khususnya bagi kelompok rentan seperti santri dan anak-anak dari keluarga prasejahtera.










