Sleman – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (LAZISNU DIY) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, yang terdampak bencana angin puting beliung. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan mengganggu aktivitas keseharian masyarakat. Kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu (30/1/2026).
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian LAZISNU DIY terhadap warga yang tertimpa musibah, sekaligus wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk respon kebencanaan. Bantuan disalurkan guna membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga pascabencana.
Ketua Pengurus LAZISNU DIY, Mambaul Bahri, menyampaikan bahwa kehadiran LAZISNU DIY di lokasi bencana merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk selalu sigap dalam merespons kondisi darurat di tengah masyarakat.
“Kami hadir untuk menyampaikan amanah para muzaki dan munfiq kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bantuan ini mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat meringankan beban warga dan menjadi penguat semangat untuk bangkit kembali,” ujar Mambaul Bahri.
Adapun warga penerima bantuan LAZISNU DIY dalam program tanggap bencana puting beliung di Selomartani dikhususkan untuk 13 KK di Pondok, RT 04, Selomartani, Kalasan yang terdampak.
Lebih lanjut, Mambaul Bahri menambahkan bahwa LAZISNU DIY akan terus mendorong penguatan solidaritas sosial berbasis gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial. Dengan kebersamaan dan sinergi, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” tambahnya.
LAZISNU DIY berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kebencanaan, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kemaslahatan umat dan ketangguhan sosial.










