Nyadran 2026: Doa Bersama untuk Sumatera, Merajut Solidaritas Spiritual Warga Nahdliyin

Yogyakarta – Tradisi Nyadran kembali dihidupkan dalam semangat kepedulian dan solidaritas kebangsaan. NU Care-LAZISNU D.I. Yogyakarta akan menggelar rangkaian acara “Nyadran 2026: Doa untuk Sumatera & Tahlil Bersama” sebagai ikhtiar spiritual sekaligus penguatan ukhuwah antarumat. Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para leluhur serta memanjatkan doa bagi saudara-saudara di Sumatera agar senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan.

Acara akan diselenggarakan pada Rabu, 12 Februari 2026 pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Gedung PWNU DIY, Yogyakarta. Rangkaian kegiatan meliputi Khotmil Qur’an, Tahlil, Doa Bersama, dan Pengajian yang akan dipimpin para kiai serta dihadiri jamaah dari berbagai elemen masyarakat. Momentum ini diharapkan menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguat kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan bangsa.

Ketua LAZISNU DIY, Mambaul Bahri, menegaskan bahwa Nyadran bukan sekadar tradisi, melainkan sarana memperkuat ikatan batin dan solidaritas kebangsaan. “Melalui doa bersama ini, kita tidak hanya mengenang leluhur, tetapi juga mengetuk langit untuk keselamatan saudara-saudara kita di Sumatera. Spirit Nyadran adalah menghadirkan kepedulian, meneguhkan kebersamaan, dan memperluas keberkahan untuk umat,” ujarnya.

Panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menitipkan nama keluarga atau almarhum/almarhumah tercinta agar turut didoakan dalam majelis melalui pemindaian QR code yang tersedia pada flyer resmi kegiatan. Inisiatif ini menjadi jembatan spiritual antara jamaah yang hadir langsung maupun yang mengikuti dari berbagai daerah.

Selain pelaksanaan secara luring, kegiatan Nyadran 2026 juga akan disiarkan langsung melalui kanal NAHNU TV, sehingga masyarakat luas tetap dapat mengikuti rangkaian doa dan pengajian secara khidmat dari rumah masing-masing. Melalui kegiatan ini, diharapkan tradisi luhur Nyadran semakin menguatkan kepedulian kemanusiaan dan kebersamaan umat di tengah tantangan zaman.

ARTIKEL BERITA LAINNYA